Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Setting IP Address dan Kelas IP
Penjelasan tentang settingan IP Address pada Windows XP.
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menset IP Address (IPv4 Address):
• Tekan tombol START pada bagian taskbar (posisi di pojok kiri ), sehingga tampil beberapa menu. Seperti pada gambar, pilih dan klik 1 kali pada bagian menu Connect to... dan pilih Show all connection.
• Pada pilihan koneksi yang ada, pilih gambar koneksi dari ethernet card (NIC)yang terhubung ke LAN. dan klik kanan pada gambar tersebut, lalu pilih properties. Maka akan tampil layar settingan Local Area Connection seperti gambar berikut.
• Pada layar LAN ini, di bagian this connection uses.... Pilih Internet Protocol (TCP/IP) di posisi paling bawah. Dan klik 2 kali untuk setting. (Dan pada gambar yang dilingkari warna merah, beri tanda check list di situ agar ketika komputer terhubung/putus ke LAN/Internet. Maka gambar icon komputer yang terkoneksi dengan internet memberikan laporan di pojok kanan bawah dekat jam digital bawaan sistem.
• Tampilan diatas menunjukkan layar setting Internet Protocol (TCP/IP) yang secara default dialokasikan pada status otomatis atau server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Di sini kita akan mencoba mengisi IP Address secara manual (statis). Lihat gambar di bawah ini.
• Mari kita isi manual, berikut ini penjelasan dari gambar di atas (Seringnya kelas C dan pengisian seperti di bawah ini).
1) IP address diisi dengan angka 192.168.1.xxx 192.168.1.0 dan 192.168.1.255 sebagai IP yang broadcast. Host (Komputer yang terhubung di LAN) boleh memakai IP Address antara 192.168.1.1 - 192.168.1.254
2) Subnet mask diisi dengan angka 255.255.255.xxx
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menset IP Address (IPv4 Address):
• Tekan tombol START pada bagian taskbar (posisi di pojok kiri ), sehingga tampil beberapa menu. Seperti pada gambar, pilih dan klik 1 kali pada bagian menu Connect to... dan pilih Show all connection.
• Pada pilihan koneksi yang ada, pilih gambar koneksi dari ethernet card (NIC)yang terhubung ke LAN. dan klik kanan pada gambar tersebut, lalu pilih properties. Maka akan tampil layar settingan Local Area Connection seperti gambar berikut.
• Pada layar LAN ini, di bagian this connection uses.... Pilih Internet Protocol (TCP/IP) di posisi paling bawah. Dan klik 2 kali untuk setting. (Dan pada gambar yang dilingkari warna merah, beri tanda check list di situ agar ketika komputer terhubung/putus ke LAN/Internet. Maka gambar icon komputer yang terkoneksi dengan internet memberikan laporan di pojok kanan bawah dekat jam digital bawaan sistem.
• Tampilan diatas menunjukkan layar setting Internet Protocol (TCP/IP) yang secara default dialokasikan pada status otomatis atau server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Di sini kita akan mencoba mengisi IP Address secara manual (statis). Lihat gambar di bawah ini.
• Mari kita isi manual, berikut ini penjelasan dari gambar di atas (Seringnya kelas C dan pengisian seperti di bawah ini).
1) IP address diisi dengan angka 192.168.1.xxx 192.168.1.0 dan 192.168.1.255 sebagai IP yang broadcast. Host (Komputer yang terhubung di LAN) boleh memakai IP Address antara 192.168.1.1 - 192.168.1.254
2) Subnet mask diisi dengan angka 255.255.255.xxx
Pada kelas C biasanya diisi dengan angka 255.255.255.0 yang berarti per 24 (dari 8 bit + 8 bit + 8 bit yang berada di kiri host). Dalam byte 1.1.1.0 karena 1 byte = 8 bit, jadi dalam bit 11111111.11111111.11111111.00000000, rumusnya adalah 2 pangkat n. Hitung yang belakang.
Maka 2^7 + 2^6 + 2^5 + 2^4 + 2^3 + 2^2 + 2^1 + 2^0 = 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 + 0 = 255
rumusnya : hasil 255 + 1 = 256 - 2 (broadcast) = 254 IP address yang bisa digunakan untuk 254 host pada 192.168.1.1 - 192.168.1.254 , yang broadcast 192.168.1.0 dan 192.168.1.255
3) Default Gateway diisi dengan angka 192.168.1.1
3) Default Gateway diisi dengan angka 192.168.1.1
Gateway (Pintu untuk keluar). Biasanya server (bisa komputer/ router/ .....) yang memegang kendali keluar (internet) berada pada 192.168.1.1
4) Preferred DNS server diisi dengan angka 202.134.0.155 (konek ke server utama) DNS (Domain Name System) telkom pada 202.134.0.155, pada wireless TELKOMHotspot-Free pada 192.168.102.1, dsb...
5) Alternate DNS server xxx.xxx.xxx.xxx (konek ke server lain)
4) Preferred DNS server diisi dengan angka 202.134.0.155 (konek ke server utama) DNS (Domain Name System) telkom pada 202.134.0.155, pada wireless TELKOMHotspot-Free pada 192.168.102.1, dsb...
5) Alternate DNS server xxx.xxx.xxx.xxx (konek ke server lain)
Alternatif DNS dari DNS yang diatas. Jika DNS yang diatas tidak ditemukan, maka selanjutnya DNS ini yang dicari...
KETERANGAN:
IP address adalah sekumpulan bilangan biner sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 segmen dan setiap segmen terdiri atas 8 bit. IP address merupakan identifikasi setiap host pada jaringan internet.
IP address dibagi menjadi lima kelas, A sampai E. IP address yang dipakai secara umum dibagi dalam 3 kelas, sementara 2 kelas lainnya dipakai untuk kepentingan khusus. Ini untuk memudahkan pendistribusian IP address ke seluruh dunia.
Kelas A :
- Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
- Bit pertama : 0
- Panjang Network ID : 8 bit
- Panjang Host ID : 24 bit
- Byte pertama : 0 – 127
- Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
- Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
- Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A
IP address kelas ini diberikan kepada suatu jaringan yang berukuran sangat besar, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 16 juta host.
Kelas B :
- Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
- 2 bit pertama : 10
- Panjang Network ID : 16 bit
- Panjang Host ID : 16 bit
- Byte pertama : 128 – 191
- Jumlah : 16.384 kelas B
- Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
- Jumlah IP : 65.535 IP address pada tiap kelas B
IP address kelas ini diberikan kepada jaringan dengan ukuran sedang-besar, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 65 ribu host.
Kelas C :
- Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
- 3 bit pertama : 110
- Panjang Network ID : 24 bit
- Panjang Host ID : 8 bit
- Byte pertama : 192 – 223
- Jumlah : 2.097.152 kelas C
- Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
- Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C
IP kelas ini dialokasikan untuk jaringan berukuran kecil, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 256 host.
IP kelas D digunakan sebagai alamat multicast yaitu sejumlah komputer memakai bersama suatu aplikasi. Ciri IP kelas D adalah 4 bit pertamanya 1110. IP kelas E (4 bit pertama 1111) dialokasikan untuk keperluan eksperimental.
Aturan dasar pemilihan Network ID dan Host ID :
a. Network ID tidak boleh bernilai 127. Karena Network ID 127 digunakan sebagai alamat loopback yaitu alamat yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.
b. Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 255 (seluruh bit diset). Network ID atau Host ID yang seluruhnya bernilai 255 adalah alamat broadcast jaringan tersebut. Apabila dikirimkan pesan kepada alamat broadcast, maka seluruh host pada jaringan tersebut akan menerima pesan itu.
c. Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 0 (seluruh bit diset). Alamat IP dengan host id semuanya bernilai 0 diartikan sebagai alamat network yang menunjuk ke jaringan, bukan ke host.
d. Host ID harus unik dalam satu network.
KETERANGAN:
IP address adalah sekumpulan bilangan biner sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 segmen dan setiap segmen terdiri atas 8 bit. IP address merupakan identifikasi setiap host pada jaringan internet.
IP address dibagi menjadi lima kelas, A sampai E. IP address yang dipakai secara umum dibagi dalam 3 kelas, sementara 2 kelas lainnya dipakai untuk kepentingan khusus. Ini untuk memudahkan pendistribusian IP address ke seluruh dunia.
Kelas A :
- Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
- Bit pertama : 0
- Panjang Network ID : 8 bit
- Panjang Host ID : 24 bit
- Byte pertama : 0 – 127
- Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
- Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
- Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A
IP address kelas ini diberikan kepada suatu jaringan yang berukuran sangat besar, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 16 juta host.
Kelas B :
- Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
- 2 bit pertama : 10
- Panjang Network ID : 16 bit
- Panjang Host ID : 16 bit
- Byte pertama : 128 – 191
- Jumlah : 16.384 kelas B
- Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
- Jumlah IP : 65.535 IP address pada tiap kelas B
IP address kelas ini diberikan kepada jaringan dengan ukuran sedang-besar, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 65 ribu host.
Kelas C :
- Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
- 3 bit pertama : 110
- Panjang Network ID : 24 bit
- Panjang Host ID : 8 bit
- Byte pertama : 192 – 223
- Jumlah : 2.097.152 kelas C
- Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
- Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C
IP kelas ini dialokasikan untuk jaringan berukuran kecil, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 256 host.
IP kelas D digunakan sebagai alamat multicast yaitu sejumlah komputer memakai bersama suatu aplikasi. Ciri IP kelas D adalah 4 bit pertamanya 1110. IP kelas E (4 bit pertama 1111) dialokasikan untuk keperluan eksperimental.
Aturan dasar pemilihan Network ID dan Host ID :
a. Network ID tidak boleh bernilai 127. Karena Network ID 127 digunakan sebagai alamat loopback yaitu alamat yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.
b. Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 255 (seluruh bit diset). Network ID atau Host ID yang seluruhnya bernilai 255 adalah alamat broadcast jaringan tersebut. Apabila dikirimkan pesan kepada alamat broadcast, maka seluruh host pada jaringan tersebut akan menerima pesan itu.
c. Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 0 (seluruh bit diset). Alamat IP dengan host id semuanya bernilai 0 diartikan sebagai alamat network yang menunjuk ke jaringan, bukan ke host.
d. Host ID harus unik dalam satu network.
Label:Internet
Kumpulan DNS Server
Kali ini saya mau melakukan percobaan lagi nih,masih tentang cara Mencari DNS Tercepatmari kita cari DNS yang paling cepat, tujuannya biar koneksi internet jadi lebih cepat
Kumpulan DNS dibawah ini saya ambil dari berbagai sumber, silahkan pilih dns yang tercepat sesuai koneksi sobat, Untuk menemukan DNS yang palingcepat gunakan software DNSBench Download disini
berikut ini daftar DNS yang bisa digunakan
DNS telkom bisa untuk speedy dan flexy
202.134.0.155 nsjkt1.telkom.net.id
202.134.0.62 dns1.telkom.net.id
203.130.196.5 dns2.telkom.net.id alias nsjkt2.telkom.net.id
202.134.1.10 nssby1.telkom.net.id
203.130.208.18 nssmg1.telkom.net.id
Service provider: Google
8.8.8.8
8.8.4.4
Service provider: ScrubIt
67.138.54.100
207.225.209.66
Service provider: dnsadvantage
156.154.70.1
156.154.71.1
Service provider: OpenDNS
208.67.222.222
208.67.220.220
209.244.0.3
209.244.0.4
Service Provider: OpenNIC
AU 58.6.115.42
AU 58.6.115.43
AU 119.31.230.42
BR 200.252.98.162
DE 217.79.186.148
FR 82.229.244.191
US 216.87.84.211
US 2002:d857:54d2:2:20e:2eff:fe63:d4a9
US 2001:470:1f07:38b::1
US 66.244.95.20
US 2001:470:1f10:c6::2
141.211.125.17
141.211.144.17
198.77.116.8
198.77.116.12
198.77.116.221
198.77.116.223
198.77.116.225
198.77.116.227
205.171.2.65
205.171.3.65
141.211.144.15
Kumpulan DNS dibawah ini saya ambil dari berbagai sumber, silahkan pilih dns yang tercepat sesuai koneksi sobat, Untuk menemukan DNS yang palingcepat gunakan software DNSBench Download disini
berikut ini daftar DNS yang bisa digunakan
DNS telkom bisa untuk speedy dan flexy
202.134.0.155 nsjkt1.telkom.net.id
202.134.0.62 dns1.telkom.net.id
203.130.196.5 dns2.telkom.net.id alias nsjkt2.telkom.net.id
202.134.1.10 nssby1.telkom.net.id
203.130.208.18 nssmg1.telkom.net.id
203.130.208.18 semarang
202.134.1.10 surabaya
202.134.1.10 surabaya
DNS Three
10.0.18.38
10.0.18.42
10.0.18.42
8.8.8.8
8.8.4.4
67.138.54.100
207.225.209.66
156.154.70.1
156.154.71.1
Service provider: OpenDNS
208.67.222.222
208.67.220.220
209.244.0.3
209.244.0.4
Service Provider: OpenNIC
AU 58.6.115.42
AU 58.6.115.43
AU 119.31.230.42
BR 200.252.98.162
DE 217.79.186.148
FR 82.229.244.191
US 216.87.84.211
US 2002:d857:54d2:2:20e:2eff:fe63:d4a9
US 2001:470:1f07:38b::1
US 66.244.95.20
US 2001:470:1f10:c6::2
141.211.125.17
141.211.144.17
198.77.116.8
198.77.116.12
198.77.116.221
198.77.116.223
198.77.116.225
198.77.116.227
205.171.2.65
205.171.3.65
141.211.144.15
cara menyeleksi DNS mana yang paling cepat diantara DNS diatas adalah dengan menggunakan DNSBench
Jalankan Software DNSBench
salin semua DNS diatas gabungkan menjadi satu
atau copy saja disini
- Buka notepad copy semua DNS diatas simpan dengan nama dns.ini lalu save
- Pada DNSBench pilih nameserver (pada DNSBench ini sudah disediakan macam2 dns, tapi belum lengkap karna tidak ada DNS Speedy dan dns lokal lainnya,dns ini akan kita ganti dengan yang sudah dicopy tadi)
- Kita akan buang dulu DNS defaultnya ( klik Add/Remove)
- klik remove System's Name server, Remove public Name name server (sampe hilang semuanya)
- klik Add .ini file Name server (cari file yang dns.ini tadi klik open)
- sekarang daftar DNS tadi sudah masuk ke DNSBench
- Selanjutnya tinggal klik RUN Benchmark
- tunggu sampe proses selesai dan terseleksi DNS mana yang paling cepat
- setelah dapat yang paling cepat tinggal kita pakai
- selesai
Label:Internet
Cara Cek Kecepatan Koneksi Internet
Nah caranya… setelah masuk situsnya tinggal klik gambar gunung/bintang yang dituju misal mo cek koneksi IIX Jakarta (benwit lokal) klik ajah gambar gunung yg di Jakarta atau mau lihat koneksi Internasionalnya tinggal klik gunung yg dituju dan tunggu beberapa saat… contoh hasilnya keq gini…
Jadi kecepatan koneksi Internetnya…
- DonLotnya/Ngunduhnya 0.86Mbps = 860Kbps
- UpLotnya 0.08Mbps = 80Kbps
Artinya dari data diatas… untuk
- donlot MP3 dengan file sebesar 5MB butuh waktu 47 detik
- donlot video klip 35MB butuh waktu 5 menit
- Filem 800MB butuh waktu 124 menit
Label:Internet
Melihat Sisa Kuota Telkom Speedy
Bagi pengguna Telkom Speedy, setidaknya ada dua cara untuk mengecek sisa kuota Speedy Anda secara online, yaitu melalui websiteTelkomSpeedy atau dengan software Speedy Alert System ( kurang tahu apakah alert system ini masih tersedia apa tidak ) .
Tetapi rasanya tidak praktis kalau cuma ingin melihat sisa kuota Telkom Speedy, musti input password atau menjalankan program aplikasi tertentu (dan tentunya musti di-install dulu).
Berikut cara praktis yang [semoga] bisa membantu, jika hanya untuk mengecek sisa kuota Telkom Speedy.
Silahkan buka atau copy paste URL berikut pada browser yang aktif. Link berikut merupakan shortcut dari Speedy Alert System Info Pemakaian Speedy.
http://portal.telkomspeedy.com/divre5/speedyalert/
terima.php?noadsl=nomorSpeedy
[ yang ini versi lama ]
terima.php?noadsl=nomorSpeedy
[ yang ini versi lama ]
Ganti nomorSpeedy dengan nomor Telkom Speedy anda, biasanya berjumlah 12 digit.
Setelah tampil Speedy Alert SystemInfo Pemakaian Speedy, lakukan bookmark terhadap link tersebut pada brower aktif anda.
Selanjutnya jika ingin melihat sisa kuota Telkom Speedy bulan ini dan tagihan telepon bulan lalu, anda cukup membuka bookmark pada browser anda.
Untuk melihat Info Usage & Billing telkomspeedy silahkan login dulu dihttps://portal.telkomspeedy.com/new/front/ ( yang sebenarnya kalau diperhatikan jalan pintasnya juga ada
).
Label:Internet
Langganan:
Postingan
(Atom)